Untuk Seorang Teman

16 02 2012

Seperti petir, sekilas, sesaat, namun begitu gagah

Memporak-porandakan setiap yang indah

Membekukan benak sesaat, melamunkan, dan memikirkan

Apa yang baru saja terjadi

 

Ya, seperti kilat, menyambar, merobek, menjejakkan bekas luka

Lebih dalam dari tikaman belati

Karena ia bahkan tak tampak, tak tahu seperti apa harus mengobati

 

Seakan belum lengkap istana kartu ini ia bangun,

Namun harus runtuh, luluh lantah

Akan seperti apa yang ia bayangkan, yang kita bayangkan,

Ternyata harus digilas rata setiap lembar yang sudah tertata

 

Ia pergi, meninggalkan berjuta imaji

Lekat, sangat lekat mengerak dalam memori

Berbagai rekam jejak seakan menari-nari

Semakin jelas tergambar, ketika sang bidadari sudah terbang pergi

 

Ia tak kembali, tak seperti ambang mati yang kerap kita kunjungi

Tak beranjak kembali untuk berbagi cerita

Tak berbalik lagi, lantas jauh ke atas sana

 

Bukan hanya kita yang menyayanginya, kawan

Bukan hanya kita yang memilikinya

Kita hanya disempatkan untuk mengunjungi segelintir kecil sudut-sudut terbaik darinya

Tapi kita pernah menghabiskan malam, siang, canda, dan air mata

keringat, darah, cinta, cita,

harapan, angan, keluhan, kegembiraan,

cerita, dan cara memandang dunia

 

Kita tidak terlahir dari rahim yang sama

Tapi aku yakin, ketika ia pergi,

kamu, aku, dan semua yang pernah berbagi tempat di bawah langit dengannya

hanya bisa tertegun bisu, memaksa diri untuk menerima

menekan pilu sekuat-kuatnya, atau menangis sejadi-jadinya

 

Tugasnya sudah selesai

Membagikan pada kita berbagai kisah, berbagai pelajaran

Bukan untuk menjadi klise yang tak sempat tercetak

Tapi untuk kita teruskan, terjemahkan,

ke dalam lukisan besar,

arti hidup seorang manusia,

yang meski singkat namun penuh cinta dan cita-cita

Indah terlukiskan dalam sebuah nama,

Angelina Yofanka

(11 July 1992 – 5 Februari 2012)


Actions

Information

11 responses

16 02 2012
atinceu

cantik banget yasir puisinya, alm. fanka pasti suka :)

16 02 2012
yosay

Ah, puisi yg secantik tokoh utamanya…

16 02 2012
Kang Luthfi

Hebat puisi nya nih..
Merinding juga baca nya sir..
Turut berduka, semoga segala kebaikan Alm menjadi manfaat buat semuanya..

Keep Blogging sir..

16 02 2012
yasirmuzayan

nuhun tinceuu… smoga di sana ada internet :P

16 02 2012
yasirmuzayan

nuhun a empi,, :)

17 02 2012
Risty

Sepakat sama upi, merinding bgt baca puisinya.. Jadi ikut sedih…
Walau g kenal sama fanka, tapi semua teman-temannya bisa menggambarkan betapa baiknya dia,,, smoga dia tenang disana dan teman-temannya bisa tabah dan ikhlas..

18 02 2012
amiiiiii

love it

21 02 2012
dinna

dulu selalu kagum sama fanka, sekarang setiap flashback bisa jadi inspirasi

21 02 2012
yasirmuzayan

pisan din, hebat ya orang itu :D

21 02 2012
intan

bagus ka :”") merinding

25 02 2012
Yositalida

Fanka… we’ll miss u…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.