Seperti Mengejar Bulan

28 02 2012

Mengejarnya seperti berlomba dengan bulan

Semakin kukejar, semakin tak sampai

Seakan dekat, namun nyatanya sangat jauh

Tak tergapai

Jelas terlihat, sepertinya indah

Tapi seakan tiada pernah mendekat

Barang satu langkah pun

Tapi juga tak menjauh

Hanya diam di situ

 

Ia seperti bulan

Timbul tenggelam

Tidak hilang, tetap bertengger dalam keanggunan

Hanya sembunyi, jika siang datang terlalu menyilaukan

 

Ia menempati ruang

Dalam pikiran, bukan sesuatu yang berubah

Bahkan jikapun terlihat, hanya satu sisi saja

Tak mampu mata ini menjangkau sisi satunya

Yang kutahu hanya terangnya saja

 

Suatu hari kusinggahi ia dalam hening

Mencoba menggambarkan seperti apa wujud seutuhnya

 

Yang kudapati tanpa basa-basi

Tetap beku seperti gunung es

Tetap hening seperti bulan

Aku diam, menerka-nerka tujuan

Aku diam, mereka-reka pesan yang ingin disampaikan

 

Aku diam, dan melihat kaki-kakiku

Penuh luka dan darah

Penuh memar dan merah

Merasakan nafasku, ternyata begitu tersengal dan berat

Meraba jantungku, begitu cepat berpacu

 

Aku diam, dan sadar

Aku pernah menjadi bak prajurit, meretas hutan dengan penuh perjuangan

Saat sakit dan lelah tak dihiraukan

 

Dan aku mulai berpikir,

sudah waktunya kah untuk berhenti?

sudah waktunya kah untuk mundur,

lalu membiarkan matahari menjemput,

merawat luka dan memarku,

dengan kehangatan, bukan kebekuan?


Actions

Information

5 responses

29 02 2012
yuri

udah deh yabz, kejar! hehehe..biar nggak galau terus.. :D

29 02 2012
yasirmuzayan

haha, capek yur ~_~ kayaknya udh bukan jalannya nih :D

udah lulus ya mbak? piye? s2 opo kerja?

29 02 2012
Risty

Kenapa yasir? Menyerah? Jngan dong bo.. Selama bulan itu belum pergi , jangan menyerah, namanya juga bulan, suka malu2 gitu., hehehe

2 03 2012
teman

Yasir, kalau niat jangan setengah-setengah.. Lelaki itu tegas harusnya.. Jangan sampai ada yg dirugikan dengan sikapmu itu.. Tegas ya bung!

4 03 2012
yasirmuzayan

iya teman, makasih atas nasihatnya. tegas itu menurut saya berdiri dan berpegang pada satu prinsip yg diyakini benar, bukan bersandar pada sesuatu yg mungkin sesuatu itu bersandar pada yg lain. mudah2an kita bisa bersandar ke yang benar, bukan cuma keliatan benar. :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.