Kalau terlalu cinta sama sesuatu


Pernah ngasih ssuatu ke orang lain?Trus,bgitu udah dkasih,saking snengnya orang itu sm barang yg kita kasih,jangankan membalas,bilang trima kasih pun nggak.Kalau kasusnya antar manusia,si pemberi otomatis akan kesel,mengumpat,dn mungkin menarik kembali apa yg udh dkasih tadi.Sebabnya?Ya karena dia ngerasa dirinya g dihargai,kesel,dn marah.

Tapi ada yg unik ni.Nmanya konteks pmberian nikmat dr Allah bwt kita.Pernah,mungkin seringkali kita saaangat mncintai sesuatu.Entah itu barang,kelompok,orang lain,saudara,teman,atau tentunya kekasih.Saking cintanya kita sm hal itu,smua bisa kita lakuin lah buat hal trcinta itu.Sampai2 yg nmanya pikiran tuh udah lupa sma yg lain.Dunia seakan dilupakan.Bahkan,prhatian kita ke hal lain hilang.

Sampai mungkin pda akhirnya,kita akan mlupakan Sang Pemberi,lupa selupa lupanya.Kadang nma Allah udh trtindih jauh dbawah nama2 makhluk yg kita cintai.Uang,istri,pacar,ilmu,kerja.. Banyak lah.

Terus,disinilah uniknya.Respon Allah sbg pemberi td sama dgn kita.Bsa sampai terjadi Ia mengambil kembali apa yg sudah ia beri,eh tepatnya titipkan,karena td,kita trlampau mncintainya.Tp unik,Dia mengambil kembali nikmatNya bukan karena marah atau cemburu,tp justru karena Dia sayaang sma hambaNya.Lho?Aneh?

Ambil satu cntoh.Ada crita seorang kiai yg suatu saat mmbeli sbuah kamera mahal dn bagus sekali.Ia sangat menjaganya.Sampai2 ia bingung harus ia letakkan kamera itu agar aman.D lemari takut jatuh,d meja takut dimainin anakny,d lantai,y takut keinjek.Dia jg tidak mngizinkan siapa pun meminjam kamera itu.Takut rusak.Suatu saat,santrinya ingin mminjam kamera itu.Stelah mmbujuk kiai dgn susah,akhirnya ia pun dpinjami kamera itu.
Namun,kehendak Nya memang,kamera itu tertinggal d tmpt ramai.Sang santri lupa.Stelah lapor k kiai,sang kiai malah berkata,
“Alhamdulillah,beban itu akhirnya lepas juga”
Ternyata kiai mmg sudah sdar kalau khadiran kamera itu udh mngganggunya.Trus gmn dgn kasus kekasih?Bayangkan saja,kalau cinta kita trlmpau besar padanya,sampe lupa Yang Maha MembuatNya,sampai2 stiap waktu,pikiran kita dsbukkan dengan mkirin sang makhluk itu,brarti bnyk waktu kebuang toh.Nah,kalau kita blum bsa memanage pkiran kita dgn baik,dn trus2an mikirin kekasih itu,y tinggal tunggu aj Kemaha Penyayangan Allah aja untuk mengambilnya secara tiba2 dr kita.Takut?Tentunya.

Sbenernya smua pda akhirnya brmuara pda bagaimana kita mampu mnanage hati kita,biar g trlalu mencintai makhlukNya biar g diambil lagi.Tp kalau mau brpikir lebih dalam,y smua kputusan Allah itu bner2 bwt kbaikan kita.Jgnkan barang hilang.Saudara kita pun bsa ditarik kmbali nyawanya kalau kita,ibu kita,atau tman2nya udah trlalu cinta pdanya.Sampai mlupakan Allah.Tp lagi2,YAKINLAH kalau smua itu adalah kputusan trbaik dr YangMahaTahu.
Wallahu a’lam.

2 thoughts on “Kalau terlalu cinta sama sesuatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s