Anatomi Email


Hai-hai, kembali lagi dengan tugas mata kuliah Keamanan Informasi yang tentunya menyenangkan untuk terus dieksplorasi lebih luas. Kali ini, bahasan kita adalah tentang Anatomi Email.

Kenapa Email? Karena ternyata, email itu ga lebih dari sekedar deretan karakter yang ga berbeda dari source code lainnya – bahkan lebih manusiawi – yang memiliki bagian-bagian khusus sebagai penanda informasi dan properti dari email tersebut. Nah, dari bagian yang memiliki tanda-tanda khusus ini lah yang kemudian ditangkap dan dikodekan oleh Mail Application kita (yahoomail, gmail, Ms Outlook, dsb) sehingga dapat disajikan kepada kita dengan format dan keterangan yang lebih jelas dan dengan mudah dapat kita mengerti. Lalu, seperti apa sih struktur email sebenarnya?

Untuk dapat mengetahui struktur asli email, ada berbagai cara. Namun, kali ini saya hanya akan membahas satu cara saja yaitu dengan menggunakan layanan Gmail (Google Mail). Langkah-langkahnya adalah seperti berikut:

1. Buka (atau buat) akun Gmail mu lalu klik Compose Mail .

2. Setelah muncul jendela pembuatan email baru, masukkan alamat Gmail-mu ini sebagai tujuan (“To: “), isi Subject-nya (di sini saya isi dengan “Eksplorasi Email”), kemudian isi pesan dengan suatu teks (di sini saya isi dengan “Ini isi email”). Email ini nantinya akan dikirim ke diri sendiri untuk mempermudah eksplorasi.

3. Untuk menambahkan attachment, sebelumnya saya membuat dua buah file teks (*.txt) dengan nama file att_1.txt dan att_2.txt. File pertama saya isi dengan kata attachment1 sementara file kedua saya isi dengan lanjutannya. Mengapa saya memilih menggunakan file .txt, dengan isi kalimat yang sederhana? Hal ini saya lakukan untuk mempermudah dalam mengetahui metode pengkodean attachment dalam email dan melihat kembali isi asli dari file attachment. Untuk lebih jelasnya, ada di poin berikutnya.

4. Jangan lupa untuk meng-attach kedua file tersebut (att_1.txt dan att_2.txt) ke dalam email yang akan kita kirim.

5. Klik “Send”.

6. Setelah itu, cek Inbox-mu. Jika email tersebut sudah tiba di dalam inboxmu, coba buka dan perhatikan. Akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini.

Inbox dan Menu Show Original

7. Ini lah tahap yang berbeda. Dari tampilan di atas, klik tanda panah di sebelah tombol “Reply”, lalu klik ”Show original” dan akan muncul jendela baru seperti gambar di bawah ini. Teks tersebut adalah isi original dari email yang tadi telah kita kirimkan, dengan dua attachment tentunya. Lalu, bagaimana Gmail dapat mengolah kode original ini menjadi email yang ada di inboxmu tadi? Seperti apa tanda dan bagian email yang penting? Lalu, kedua file attachment yang tadi kita lampirkan, dikodekan seperti apa? Mari kita bahas.
Dalam kode asli ini, ada beberapa bagian yang unik dan cukup jelas menunjukkan informasi dari email tersebut. Namun, ada juga bagian yang cukup aneh dan butuh eksplorasi lebih lanjut. Secara umum, bagian-bagian email tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Code Asli Email dan Bagian-Bagiannya

Penjelasan

Header. Berisi property email yang meliputi versi MIME (versi email), tanggal, alamat tujuan, Subject, To, From, dan tipe konten email. Pada header, disimpan informasi seputar email yang menunjukkan bagaimanan nantinya email akan dibaca/dikodekan.

Isi email. Merupakan isi email utama. Dalam kasus ini, isi email seperti yang tadi saya tuliskan (“Ini isi email”).

Attachment. Merupakan bagian yang menunjukkan lampiran/attachment. Dalam kasus ini, saya melampirkan dua buah file maka secara umum dapat dilihat adanya dua bagian properti untuk attachment. Dalam properti ini, disimpan informasi seputar attachment meliputi tipe file, nama file, dan yang paling penting adalah metode pengkodean (encoding). Mengapa hal ini penting? Karena, dengan mengetahui metode pengkodean, kita dapat mengetahui isi dari attachment ini, khususnya untuk file string seperti yang saya lampirkan tadi.
Di bagian properti tertulis ”Content-Transfer-Encoding: base64”. Hal ini menunjukkan bahwa attachment dikodekan menggunakan base64. Apakah benar?
Untuk menguji kebenarannya, mari kita kodekan sederetan kode aneh (seperti karakter acak) yang ada di bawah properti (berwarna pink) dengan cara menyalin kode tersebut dan men-decode-nya menggunakan tools yang sudah tersedia di internet. Setelah di-decode, ternyata benar bahwa kode tersebut jika di-decode akan menghasilkan string “attachment1” dan “lanjutannya” seperti yang kita simpan di file att_1.txt dan att_2.txt. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Sekian pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat dan jangan disalahgunakan.

Muhammad Yasir Muzayan Haq
Sistem dan Teknologi Informasi ITB 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s