Hidup Seperti – (repost dari note versi Tahun Baru)


Hidup seperti fungsi waktu

Atau seperti deretan domino?

Jika hidup seperti fungsi waktu

maka aku tidak harus khawatir dengan diriku saat ini

karena aku, pada waktu ku, pada pijakan ku, saat ini,

adalah sebagaimana hidup menentukan episodenya

Jika hidup seperti fungsi waktu

maka kau boleh bersenda gurau, bermain-main

dengan masa depanmu

karena setiap tingkahmu hari ini,

tidak akan mengubah apa pun dirimu nanti

Jika hidup seperti fungsi waktu,

maka kita bisa berjalan di mana pun

toh waktu lah yang menentukan,

di jalan mana kita akan berada, suatu saat nanti

Tapi,

Jika hidup seperti deretan-deretan domino

Setiap tingkah kecil yang aku lakukan saat ini

adalah awal dari seperti apa aku nanti

setiap sentuhan kecil pada satu deretan

akan menjatuhkan kepingan demi kepingan domino yang lain

yang berada dalam deretan yang sama

Jika hidup seperti deretan-deretan domino

Kau tidak bisa lagi bermain dengan waktu

karena dirimu adalah apa yang kamu lakukan

saat ini

Setiap permainanmu adalah investasi

seperti sebongkah batu bata yang menyusun dirimu

gambaran dirimu, kelak

Jika hidup seperti deretan-deretan domino

kita akan kalah, jika kita saat ini kalah

kita akan menang, jika kita saat ini menang

jangan punya mimpi, jangan punya cita

Tidak,

Hidup tidak seperti keduanya

Hidup seperti perjalanan

Setiap kesempatan berhenti, pandai-pandailah mencari bekal

Setiap kali ada persimpangan, cobalah salah satunya

Jika tersesat, kembalilah, ambillah jalan lain

Kita akan tersesat, hanya jika kita memilih untuk tersesat

Kita akan sampai di tujuan, hanya jika kita memilih untuk itu

Buat lah mimpi, buat lah cita-cita

Karena perjalanan panjang tidak hanya ditempuh dalam satu malam

Butuh tempat-tempat persinggahan, sekedar melepas beban,

dan memastikan jalan yang diambil sudah benar

Hidup seperti perjalanan,

yang kita tidak pernah tau kapan akan berakhir

tapi tau, apa yang harus dituju

jadi cukup tersenyum, dan berjalan lah terus

hadirkan usaha terbaik, karena tidak sedikit kerikil yang menusuk

karena tidak sedikit taman bunga yang melenakan

Semoga perjalanan ini indah di akhir, di tempat yang ingin kita tuju

***

original facebook post on Thursday, 10 March 2011 at 23:25

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s