Sebuah Tabiat


Kita begitu banyak berbeda

Tanpa nyawa, kita baru menjadi sama

Tanpa rasa, kita baru menjadi patung-patung yang serupa

Kita punya banyak muka

Seperti manusia-manusia lainnya

 

Tapi biar yang kupersembahkan pada engkau hanya muka ku yang terbaik

Yang bisa mengangkat engkau ketika jatuh

Menopang dari bawah ketika luluh lantah

Bukan yang membuat engkau sedih

Atau menjadi lemah

 

Kita tidak selamanya berada pada titik yang sama

Tidak selalu nampak,

 

Tapi jika ada sesuatu yang engkau butuhkan

Sebrang kota pun bukan halangan

Aku tidak perlu buktikan

Karena yang perlu bukti hanya mereka yang tidak percaya

Cukup apa yang sudah pernah dilewati, menjadi pegangan yang kuat

 

Orang memang berubah

Tapi bukan berarti ia selalu menjadi lebih buruk

Tidak semua yang hilang adalah kesalahan

 

Jangan menilai dari apa yang nampak

dari apa yang indra mu saja bisa mengecap

Libatkan hati dan semua prasangka baik yang engkau punya

Karena membenci hanya memakan kebijaksanaan kita perlahan-lahan

 

Jika suatu hari aku sembunyi,

Maka tetaplah jernih menyimpulkan

Karena kau pun pernah menghilang,

Dan kami yang menggantikan engkau sebagai bayangan

 

Semoga tetap berjalan di bumi

Dengan hati yang selalu tunduk

yang selalu terkait

sampai di alam selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s