[Tarawih #6] Bersedekap


Tarawih keenam sayang sekali bukan di masjid. Otomatis tidak ada ceramah yang didapat dari penceramah.

Tapi alhamdulillah ada sedikit pesan yang didapat pas tarawih malam ini. Ceritanya, sang adik saat solat bertingkah agak mengganggu. Ianya kurang bisa bertahan untuk tidak banyak bergerak selama berdiri. Ada saja yang dikerjakan, entah apa. Menggaruk mungkin. Yang jelas suaranya terdengar sangat mengganggu.

Di sela antar solat tarawih, saya sempatkan berbicara. Pesannya singkat, karena adik saya tipikal orang yang sangat defensif jika dikoreksi. Jadi sebisa mungkin kata-kata yang disampaikn harus bernada rendah dan tidak menggurui.

Inti pesannya adalah, bersedekap, sebagai salah satu gerakan solat, punya arti tersendiri. Mengapa tangan kanan yang memegang tangan kiri? Maksudnya adalah dengan bersedekap, tangan kanan yang mewakili kebaikan, memegang atau mengendalikan tangan kiri yang mewakili keburukan atau setan. Jadi, kalau sedekap kita tidak benar karena tangan lebih sering beraktivitas lain, maka setan bisa bebas mengganggu kita selama solat itu. Makanya, kalau bisa, tahan tangan kita untuk tidak terlalu banyak bergerak ketika bersedekap.

Wallahu a’lam bishshawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s