Depresi Itu Tidak Melulu Sakit Jiwa


Orang depresi = orang gila? Salah. Depresi itu ada tingkatannya: ringan, sedang, berat. Kalau udah tingkat berat, baru bisa disebut begitu. Tapi depresi ringan itu sangat mungkin terjadi pada siapa saja.

Sekedar info, menurut suatu badan (lupa namanya :P) depresi diproyeksikan akan menjadi penyebab kematian kedua terbanyak setelah jantung atau stroke di tahun 2025 nanti! Jadi, sebaiknya segera disadari, mungkin aja kita sudah depresi ringan.

Kenapa begitu mungkin? Karena ternyata, gejala depresi utama, menurut dirut sebuah RSJ di sebuah dialog di tv, gejala awalnya justru adalah keluhan fisik. Sakit yang ga jelas dari mana asalnya, dan ketika diperiksakan, ga ada penyebab yang jelas.

Dan, ada beberapa hal yang mungkin ga kita alami tanpa kita sadari, yang ternyata itu gejala depresi. Saya beri penebalan pada beberapa poin yang dimaksud di bawah ini.

Menurut Institut Kesehatan Jiwa Amerika Serikat (NIMH), gejala dan tanda umum depresi adalah sebagai berikut:

Rasa sedih, cemas, atau hampa yang terus-menerus

Rasa putus asa dan pesimis

Rasa bersalah, tidak berharga dan tidak berdaya

Kehilangan minat atau kesenangan atas hobi atau aktivitas yang sebelumnya disukai

Energi lemah, kelelahan, menjadi lamban

Sulit berkonsentrasi, mengingat, memutuskan

Sulit tidur (insomnia) atau tidur berlebihan (hipersomnia)

Sulit makan atau rakus makan (menjadi kurus atau kegemukan)

Tidak tenang dan gampang tersinggung

Gejala penyakit fisik yang tidak hilang dengan pengobatan seperti sakit kepala, masalah pencernaan (sulit buang air, diare, dll) dan nyeri kronis.

Berpikir ingin mati atau bunuh diri

Terkadang, merasa berat di tangan dan kaki

Sumber : http://majalahkesehatan.com/mengenal-gejala-dan-tanda-depresi/

Semoga kalau ada yang cocok, segera diperiksa. Jangan-jangan kita depresi.

Kalau depresi, apa obatnya?

Langkah awal dan paling penting, katanya, ialah BERSYUKUR. Depresi ialah bentuk kekecewaan atas sesuatu yang tidak dimiliki. Maka obatnya ya menerima keadaan dengan ikhlas, dan mensyukuri yang ada dulu. And that means a lot!

Yang kedua, coba pertimbangkan lagi target dan cita-cita kita. Target yang melampaui kemampuan, bisa jadi penyebab depresi juga.

Sekian info dari saya. Semoga manfaat.

[Tag depresi, penyebab, penyakit]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s