Maslow Bilang…


Maslow bilang, kalau kebutuhan fisik pribadi kita belum terpenuhi, kita ga butuh keamanan. Kalau makan, minum, dan kebutuhan egosentris lainnya sudah terpenuhi, baru lanjut jadi butuh kondisi yang aman.

Maslow bilang, kalau kondisi aman itu belum terpenuhi, kita ga butuh sosialisasi. Katanya, kalau udah merasa aman, baru tumbuh keinginan buat eksis di antara kerabat.

Maslow bilang, kalau belum bisa memenuhi kebutuhan berteman, kita ga perlu tuh pengakuan dan penghargaan. Begitu udah eksis, baru kebutuhan akan sebuah titel, jabatan, atau status lain jadi timbul.

Maslow bilang, pada akhirnya, kita akan menjadi tidak terlalu peduli lagi dengan kepentingan pribadi, karena lahir keinginan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Tapi ini baru bisa terjadi kalau semua yang dunia bisa kasih ke kita sudah kita dapat.

Sayangnya, semua yang dia bilang sudah teracak-acak sekarang.

Banyak yang rela kelaparan, asal masih bisa fesbukan. Ada yang masa bodoh dengan kehidupan sosial pribadinya, asalkan jabatan tinggi bisa didapat.

Tapi, banyak juga yang meskipun kebutuhannya belum terpenuhi, bahkan fisik sekalipun, namun ia lebih ingin berbuat kebaikan untuk orang lain. Teori Maslow paling terpatahkan oleh orang-orang mulia yang nafsunya sudah bukan pada dirinya sendiri lagi. Silakan sebutkan berbagai nama, tapi ada satu nama, yang bagaimanapun akal membuat pembenaran, sikapnya benar-benar di luar kapasitas toleransi manusia terhadap penderitaan, demi maslahat orang banyak.

Rasulullah Muhammad SAW.

[Tag maslow, rasulullah, kebutuhan]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s