Kamus Perilaku


Sebenarnya al-Islam bisa saja diturunkan kepada seorang pemuka masyarakat atau pejabat tinggi Mekkah saat itu. Dengan begitu, mungkin ajaran Islam mudah saja disebarkan dengan legitimasi yang dipunyai para pemuka itu. Secara otoriter misalnya.

Tapi alih-alih demikian, ajaran itu justru diturunkan melalui seorang biasa. Seorang yang biasa namun dengan perilaku, sifat, dan karakter yang luar biasa. Seorang yang dikenal karena kejujuran dan integritasnya. Seorang yang dikenal karena baik budinya kepada sesama. Namun karena ia bukan seorang dengan kuasa, ada harga mahal yang harus dibayar untuk menjalankan tugas Rasul itu.

Terlepas dari harga itu, saya ingin menggarisbawahi tentang bagaimana Islam akhirnya menyebar dan dapat diterima. Bukan karena legitimasi penguasa, tapi justru dengan indahnya perilaku yang ditunjukkan oleh Rasulullah. Saya yakin, jika Islam disebarkan dengan kekuasaan dan niat menguasai, maka tidak akan Islam bertahan sampai sekarang.

Ajaran tentang cara hidup ini disebarkan dengan teladan dan interaksi yang mulia kepada manusia dan makhluk lainnya. Dengan budi pekerti yang luhur,kejujuran,kasih sayang kepada yang muda,dan kehormatan pada yang tua.

Dan cara itu lestari sampai sekarang. Seorang Sandrina Malakiano misalnya. Ia seorang mualaf. Kecintaanya terhadap Islam lahir bukan karena cara dakwah yang memaksa atau memburu, melainkan dengan budi pekerti yang baik diiringi dengan sikap memberi kebebasan dan keleluasaan untuk berpikir dan memilih. Ia tertarik dengan Islam karena cara muslim di sekitarnya memperlakukannya, bukan memaksanya.

Jelas bahwa ajaran ini sejalan dengan nurani dan fitrah manusia. Oleh karenanya, yang tersentuh adalah hati, tempat nurani dan fitrah berada, tempat keputusan baik dan buruk terjadi. Sayangnya, kini muslim tidak melulu menggambarkan Islam. Mungkin termakan dengan paham ritual-sentris sehingga nilai-nilainya tidak terejawantah dalam perilaku. Padahal perilaku lah yang membuat Islam berkembang. Dan perilaku ini juga sebab Rasulullah diturunkan.

Semoga perilaku kita bisa menjadi cerminan ajaran Islam yang sebenarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s